(0291) 686101 smpsakar@gmail.com

Perayaan Hardiknas 2025 di SMP Negeri 1 Karangtengah

Oleh

Wahyu Adi Nugroho

Karangtengah, 2 Mei 2025 — SMP Negeri 1 Karangtengah memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 dengan nuansa yang berbeda dan penuh makna. Mengusung tema nasional “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” perayaan tahun ini berhasil memadukan semangat nasionalisme, pelestarian budaya, dan dorongan prestasi dalam satu bingkai acara yang meriah. Puncak keunikan terlihat sejak pagi, di mana seluruh warga sekolah—mulai dari guru, staf, hingga ratusan siswa—memadati lapangan upacara dengan mengenakan pakaian adat dari Sabang hingga Merauke.

Pemandangan di lapangan upacara pagi itu bak sebuah peta budaya Indonesia yang hidup. Beragam corak dan warna busana tradisional, mulai dari Baju Kurung Melayu, Beskap Jawa, hingga pakaian adat suku Dayak, menyatu dalam barisan yang rapi dan khidmat. Upacara dipimpin langsung oleh Ibu Rina Rahmawati, S.Pd., Pembina Upacara yang tampil anggun dengan balutan pakaian adat, memberikan kesan berwibawa sekaligus menanamkan rasa bangga terhadap keberagaman.

Dalam amanatnya, Ibu Rina menyampaikan pesan kunci Hardiknas 2025. Beliau menekankan bahwa pendidikan yang berkualitas haruslah berakar pada nilai-nilai budaya bangsa. “Pakaian yang kita kenakan hari ini adalah cerminan dari kekayaan tak ternilai. Memperingati Hardiknas bukan hanya mengenang jasa Ki Hadjar Dewantara, tetapi juga momentum untuk menguatkan karakter dan jati diri pelajar Pancasila yang mencintai budaya dan menghargai kebinekaan,” tegasnya, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta. Upacara ini bukan sekadar seremonial, melainkan deklarasi visual tentang semangat Bhinneka Tunggal Ika di lingkungan pendidikan.

Usai upacara, kemeriahan berpindah ke ruang-ruang sekolah yang telah disiapkan untuk berbagai perlombaan. Rangkaian lomba yang digelar dirancang untuk menyeimbangkan antara pengembangan bakat seni, kecerdasan akademis, serta keterampilan literasi dan teknologi.

Di Aula sekolah, suara-suara merdu bersahutan dalam Lomba Menyanyi. Siswa-siswi tampil membawakan lagu daerah dan lagu perjuangan, menunjukkan bahwa seni dan ekspresi diri adalah bagian integral dari proses pendidikan. Lomba ini menjadi panggung bagi bakat terpendam dan wadah untuk menumbuhkan rasa cinta pada musik tradisional dan nasional.

Sementara itu, adu ketangkasan otak terjadi di ruang kelas melalui Lomba Cerdas Cermat Matematika dan Lomba Story Telling. LCC Matematika menjadi tantangan serius bagi para siswa untuk menguji kecepatan dan ketepatan berpikir logis, membuktikan bahwa Hardiknas juga merupakan ajang untuk merayakan prestasi akademik. Di sisi lain, Lomba Story Telling menguji kemampuan siswa dalam merangkai kata, intonasi, dan ekspresi untuk menyampaikan pesan moral dan kisah inspiratif.

Yang paling menarik adalah Lomba Dongeng yang diadakan di Laboratorium Komputer. Berbeda dari metode konvensional, lomba ini mendorong siswa untuk berinovasi dengan memanfaatkan teknologi. Peserta ditantang untuk memasukkan elemen digital—seperti ilustrasi, musik latar, atau bahkan animasi sederhana—ke dalam sesi mendongeng mereka. Langkah ini menegaskan komitmen SMPN 1 Karangtengah untuk mengintegrasikan literasi digital dan kreativitas dalam proses pembelajaran, menjadikan laboratorium komputer bukan hanya tempat belajar coding, tetapi juga studio mini bagi pencerita masa depan.

Perayaan Hardiknas 2 Mei 2025 di SMP Negeri 1 Karangtengah merupakan sebuah kesuksesan, bukan hanya sebagai acara tahunan, tetapi sebagai representasi nyata dari pendidikan yang utuh. Melalui kolaborasi antara pelestarian budaya, semangat akademik yang kompetitif, dan adaptasi teknologi, sekolah ini berhasil menanamkan nilai-nilai luhur Ki Hadjar Dewantara kepada para siswanya: membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan bangga akan identitas bangsanya.

Related Post

Tinggalkan komentar