(0291) 686101 smpsakar@gmail.com

Lomba Tradisi Lisan SMP se-Kabupaten Demak 2025 “Warisan Tradisi Budaya Demak untuk Anak Hebat”

Oleh

Wahyu Adi Nugroho

Semangat pelestarian tradisi kembali menggema di kalangan pelajar Kabupaten Demak melalui ajang Lomba Tradisi Lisan jenjang SMP Tahun 2025. Kegiatan besar yang mengusung tagline “Warisan Tradisi Budaya Demak untuk Anak Hebat” ini diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak sebagai wujud nyata kepedulian terhadap keberlanjutan nilai-nilai budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak, Bapak RIDWAN, ST, MM, dalam sambutannya menegaskan bahwa pelestarian budaya tidak cukup hanya dilakukan melalui pengajaran teori, tetapi perlu dipraktikkan dan dihayati langsung oleh para generasi muda. Melalui tradisi lisan, siswa diajak memahami kisah, nilai, dan filosofi budaya Demak sebagai bekal karakter dan jati diri di masa depan.

Puluhan pelajar dari berbagai SMP di Kabupaten Demak berpartisipasi dalam lomba ini. Setiap peserta tampil membawakan kisah tradisi lisan dengan penuh penghayatan, dramatika, serta gaya tutur yang memukau. Kriteria penilaian mencakup pemahaman budaya, intonasi, gestur tubuh, ekspresi, dan kesesuaian pesan dengan tema lomba.

Salah satu penampilan paling menonjol datang dari SMP Negeri 1 Karangtengah di bawah kepemimpinan Ibu Dra. Sri Endang Sulistyowati, M.Si.. Siswa-siswi sekolah tersebut berhasil meraih Juara 1 tingkat Kabupaten Demak setelah tampil gemilang membawakan tema cerita “Berahan: Warisan dari Langit”, sebuah kisah sarat filosofi Jawa mengenai keharmonisan hidup, ketulusan hati, dan kearifan dalam menjaga alam.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari proses pembinaan yang intensif dan terarah. Para siswa dibimbing langsung oleh Bapak Tri Mulyono, S.Pd., M.Pd., selaku pembimbing, yang dengan penuh dedikasi mengarahkan teknik vokal, penguasaan panggung, serta pendalaman makna cerita kepada peserta. Upaya pendampingan tersebut berperan besar dalam mengasah kepercayaan diri dan kualitas penampilan siswa hingga mencapai hasil terbaik.

Lomba yang digelar pada 15 Oktober 2025 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sekaligus sarana edukasi budaya bagi seluruh peserta. Para siswa tidak hanya tampil sebagai pencerita, tetapi juga sebagai pelestari identitas budaya Demak yang mampu menyampaikan nilai-nilai luhur leluhur melalui tutur kata.

Rasa bangga atas kemenangan tersebut turut disampaikan oleh Kepala SMP Negeri 1 Karangtengah. “Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras siswa, dukungan keluarga besar sekolah, dan pembinaan yang luar biasa dari Bapak Tri Mulyono. Harapan kami, pengalaman ini menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap budaya daerah serta mendorong mereka untuk terus berkarya,” ujar Ibu Dra. Sri Endang Sulistyowati, M.Si.

Dengan terlaksananya lomba tradisi lisan ini, Kabupaten Demak kembali menunjukkan komitmen kuat dalam melestarikan budaya lokal melalui jalur pendidikan. Semangat kolaborasi antara pelajar, guru, pembimbing, dan Dinas Pendidikan menjadi modal utama untuk menjaga agar budaya Demak tetap hidup dalam setiap generasi.

Related Post

Tinggalkan komentar