Udara pagi Kamis, 26 Juni 2025, di SMP Negeri 1 Gajah terasa berbeda. Riuh rendah semangat dan ketegangan menyelimuti setiap sudut sekolah, seolah-olah seluruh gedung ikut merasakan getaran kebanggaan yang membumbung tinggi. Dimulai pukul 07.30 WIB, hari itu SMP Negeri 1 Gajah menjadi tuan rumah Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kabupaten Demak, sebuah ajang bergengsi yang menjadi panggung bagi bakat-bakat terbaik.
Di antara berbagai panggung yang didirikan, ada satu kisah yang tak terlupakan. Muhammad Rizky dari kelas 8A, dengan suara yang penuh penghayatan, berhasil memukau dewan juri dan seluruh penonton. Di panggung mendongeng, ia tidak hanya bercerita, tetapi juga membawa audiensnya masuk ke dalam dunia imajinasi yang ia ciptakan. Usahanya berbuah manis, Muhammad Rizky berhasil meraih Juara 1, menjadi bukti bahwa seni bertutur masih memiliki tempat yang istimewa.
Tak kalah memukau, alunan musik tradisional yang dibawakan oleh tim dari kelas 7A menggema dengan indah. Virly Rahmawati, Okky Daffa Wicaksono, Muhammad Yuliyanto, Muhammad Abdul Basit, dan Hadi Nugroho bersinergi dalam melahirkan harmoni yang apik. Meskipun merupakan siswa-siswi baru, kekompakan mereka berhasil mengantarkan tim ini meraih posisi Juara 2. Prestasi ini menunjukkan bahwa semangat melestarikan budaya bangsa sudah tumbuh subur di jiwa mereka.
Di sudut lain, tim ansambel yang terdiri dari Hermanto (8H), Muhammad Rifki Firmansah (8D), dan Anna Nisatus Salekhah (8A) menampilkan pertunjukan yang memukau dengan alunan melodi yang memadukan berbagai alat musik. Kreativitas dan kerja keras mereka menghasilkan penampilan yang layak, mengantarkan mereka pada Juara 3.
Sementara itu, panggung pantomim juga menjadi saksi bisu perjuangan tanpa kata. Azrul Nur Syafa (8A) dan Muhammad Rizky Aditya (8E) menunjukkan keahlian mereka dalam berekspresi lewat gerak tubuh. Mereka mampu menyampaikan sebuah cerita utuh yang menyentuh hati penonton tanpa satu pun dialog, dan perjuangan ini membuahkan hasil Juara 3.
Kegembiraan meluap saat pengumuman pemenang disampaikan. Seluruh siswa dan guru SMP Negeri 1 Gajah bersorak bangga. Kemenangan ini bukan hanya milik para siswa yang berpartisipasi, tetapi juga kebanggaan bagi seluruh keluarga besar sekolah. Perjuangan, dedikasi, dan bakat yang luar biasa telah mengubah hari itu menjadi momen bersejarah yang akan selalu dikenang. Mereka telah membuktikan bahwa seni dan sastra adalah bahasa universal yang mampu membawa nama baik sekolah ke tingkat yang lebih tinggi.












